Parenting

Ragam Komponen Makanan Yang Tidak Disaranakan Dikonsumsi Oleh Bayi

Ragam Komponen Makanan Yang Tidak Disaranakan Dikonsumsi Oleh Bayi

Bayi akan diperkenalkan kepada makanan ketika mereka berusia 6 bulan. Pada fase ini, bayi akan diperkenalkan dengan makanan yang berbentuk semi padat berupa puree untuk memperkenalkan makanan kepada mereka. Pada usia sekitar 9 bulan, bayi kemudian mulai mengenal makanan dalam bentuk lebih kasar dibandingkan puree. Lalu secara bertahap mereka akan mengkonsumsi makanan seperti layaknya orang dewasa. Jadi, apa pentingnya mengonsumsi makanan bagi manusia?

Makanan merupakan sumber makanan utama manusia. Dimana melalui makanan manusia akan memperoleh energi dan nutrisi dalam aktivitas harian manusia. Dalam memperkenalkan makanan kepada bayi, ada baiknya anda memberikan makanan dengan menu sehat untuk anak. Makanan dengan menu sehat untuk anak akan menunjang kesehatan anak dan juga kebutuhan nutrisi anak. Jika anda tidak mengonsumsi makanan ataupun konsumsi makanan kurang dari porsi ideal maka anda akan mudah kelelahan.

Adapun menu sehat untuk anak dapat disediakan dengan mudah dan tersedia dalam berbagai macam. Misalnya pada anak bayi yang baru mpasi, anda dapat memberikan puree campuran nasi dan lauk maupun puree sayuran kepada mereka untuk menunjang kebutuhan nutrisi mereka. Pada usia balita anda dapat memberikan makanan untuk bayi anda berupa nasi dan lauk yang menunjang kebutuhan nutrisi. Namun ada beberapa komponen dalam bahan masakan yang tidak boleh dikonsumsi oleh bayi maupun balita yakni :

  1. Sodium atau garam
  2. Penyedap masakan seperti MSG dan sejenisnya
  3. Lemak jenuh seperti makanan bersantan
  4. Gula berlebih terutama pemanis buatan
  5. Makanan mengandung gluten dalam jumlah tinggi

Komponen – komponen diatas ada baiknya dihindari pemberiannya dalam menu makanan harian anak. Hal ini disebabkan komponen – komponen diatas akan mudah menyebabkan penyakit pada anak selama mereka tumbuh dan berkembang. Penerapan ini juga berlaku bagi konsumsi produk dalam kemasan untuk anak. Makanan yang mengandung tinggi gula dan gluten akan mudah menyebabkan kembung pada anak serta obesitas sehingga penggunaannya harus dikurangi.

Maka dari itu, ada baiknya memberikan menu sehat untuk anak kepada anak. Dimana menu makanan sehat yang disarankan adalah konsumsi lauk pauk, buah, sayur dan produk olahan mengandung karbohidrat dalam keseharian. Ragam menu makanan tersebut lebih menyehatkan dan tidak akan menyebabkan sakit ketika diolah dengan baik dan benar. Anda dapat memberikan menu sehat untuk anak kepada anak sedini mungkin untuk mengajarkan mereka pola hidup sehat sedari dini.

Masakan rumahan merupakan makanan ideal untuk menu sehat untuk anak. Dimana masakan rumahan mendukung pemberian menu sehat untuk anak karena baik pengolahan dan bahan bakunya jelas. Selain itu, adanya menu sehat untuk anak maka anda tidak perlu pusing memikirkan konsumsi harian.